Di Duga Bunuh Diri, Pria Di Bekasi Di Bunuh Adik Iparnya Sendiri

Liputan QQ – Pria berinisial A (45) ditemukan meninggal di rumahnya yang di Desa Sukamulya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi. Korban tewas karena dibunuh adik ipar, MR (38) dengan cara ditusuk menggunakan gunting, Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kompol Telly Alvin mengatakan, kasus ini terungkap saat keluarga korban menaruh curiga terkait jenazah korban. Saat ditemukan tewas pada Selasa (2/2) dini hari, keluarga menduga korban bunuh diri.

“Jadi kemarin itu awalnya anaknya korban telpon kakak kandung korban yang tinggal di Tangerang, bahwa adiknya meninggal karena bunuh diri. Terus datang dia dari Tangerang ke Cikarang,” kata Telly

Tapi ada yang janggal saat jenazah korban dimandikan, keluarga pun merasa curiga. Pihak keluarga segera memeriksa jasad korban saat itu. “Begitu dimandikan, kakak kandung korban curiga ini kenapa kok banyak luka tusuk,” katanya. Kakak korban langsung segera melaporkan kasus itu ke Polres Metro Bekasi. Penyelidikan pun mulai dilakukan polisi.

Image result for di bunuh adik ipar

Menurut Telly, dari pemeriksaan beberapa saksi, petugas akhirnya mengetahui kalau korban dibunuh oleh MR. Pelaku itu sendiri adalah adik ipar korban. “Istri tersangka sama istri korban (hubungannya) adik-kakak kandung. Jadi dia (MR) bunuh abang iparnya,” jelas Telly.

Telly menceritakan adanya motif cinta segitiga di antara pelaku, korban, dan istri korban. Pelaku diketahui sempat menjalin hubungan spesial dengan istri korban. “Iya, ada cinta segitiga dengan istri korban, si tersangka ini,” jelas Telly. Telly tidak mencertikana dengan jelas perihal persoalan asmara yang melatar belakangi pembunuhan pelaku. Dia menyebut dendam pelaku itu telah lama ada. “Dia udah punya rencana (membunuh korban) baru-baru ini aja. Masalah dendam itu udah bertahun-tahun,” ucap Telly.

Pembunuhan itu sendiri terjadi pada Selasa (2/2) dini hari. Rumah tersangka dan korban yang bersebelahan membuat pelaku leluasa untuk masuk. Korban, sambung Telly, diketahui dihabisi oleh adik iparnya dengan di tusuk beberapa kali menggunakan gunting saat tengah terlelap. Pelaku sempat membuang barang bukti usai melakukan pembunuhan.

“Jadi dibunuh hari Selasa (2/2) pagi pukul 02.00 WIB di rumah korban. Ada gunting dan ada beberapa kain lap bekas darah. Itu gunting sempat dibuang ke parit-parit sama pelaku,” katanya.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku kini dijerat dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman 20 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*